Seminar KSP-PB Kobarkan semangat Marsinah Telah Ditetapkan Sebagai PAHLAWAN NASIONAL

Jakarta 12 Nopember 2025

METRO CITIZEN NEWS

Bacaan Lainnya

Koalisi Serikat pekerja dan partai buruh KSP-PB menyelenggarakan satu seminar setengah hari dengan tema mengobarkan semangat perjuangan marsinah yang telah ditetapkan sebagai pahlawan Nasional oleh bapak presiden Prabowo.

Tentu di sini kita ingin menjelaskan bahwa pengangkatan marsinah sebagai pahlawan nasional kita ucapkan terima kasih kepada bapak presiden Prabowo Subianto karena inilah pertama kali seorang buruh itu baru pertama kali sepanjang Republik seorang buruh diangkat sebagai pahlawan nasional bahkan yaitu buruh perempuan di dalam kesempatan ini kami juga ingin menjelaskan yang mengusulkan secara lisan langsung kepada bapak Prabowo.

saat mayday satu Mei 2025 di Monas dimana kebetulan saya duduk di samping kiri bapak Prabowo saya bilang pak presiden belum pernah ada sejarah republik ini buruh yang diangkat sebagai pahlawan nasional, beliau merespon langsung
menurut kamu siapa? Kata Pak Prabowo

saya spontan menjawab ada beberapa alasan mengapa marsinah menjadi yang kita ajukan sebagai pahlawan nasional satu marsinah murni dari buruh egalisir bukan dari kalangan elit buruh atau pemimpin buruh dan marsinah.

Hal kedua mencerminkan perjuangan kelas bawah yaitu tentang hak upah hak berserikat hak perlindungan buruh perempuan dan hak-hak dasar lainnya dan yang ketiga marsinah menjelaskan tentang keberanian seorang perempuan yang lulusan SMP di pabrik di Porong Sidoarjo Jawa Timur yang kecil tapi berani menyampaikan hak-hak buruhnya.

Alasan-alasan inilah yang mendorong saya secara langsung bicara ke bapak presiden Prabowo kemudian pak Prabowo menanyakan pikiran buruh yang hadir saat itu dan mereka tidak ada yang keberatan maka pak presiden akan menyampaikan dalam pidatonya langsung bahwa kalau disetujui oleh pimpinan buruh nasional maka saya setuju kata beliau kemudian kita dua minggu setelah itu Mbak Eva Sundari yaitu ketua yayasan atau institut Sarinah yang kebetulan juga Mbak yang masuk dari dulu orang yang terlibat bersama Munir dan beberapa tokoh-tokoh LSM lainnya.

kemudian hak asasi manusia yang mengaplikasikan dorongan itu dan juga Mbak Eva Sundari Dia adalah orang Nganjuk tadi kan beliau sampaikan maka menemui saya memfollow up karena syarat untuk dijadikan pahlawan nasional itu harus ada naskah akademik ada semacam seminarnya ada pengakuan pemerintah daerah jadi peran Mbak Eva Sundari ini besar

kalau saya hanya membisikan nama marsinah Mbak Eva yang menyelesaikan semua atau memenuhi semua persyaratan untuk dijadikan pahlawan nasional baik mempersiapkan naskah akademi menyiapkan foto-foto mendiskusikan dengan Bupati Nganjuk sampai akhirnya marsinah ditetapkan sebagai pahlawan buruh Indonesia.

Ucapan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto dan juga terima kasih kepada Mbak Eva Sundari dan tempat petunjuk dan tentu terima kasih kepada seluruh buruh Indonesia melalui kesempatan ini telah berjuang untuk menyampaikan atau mengusulkan rasanya sebagai pahlawan tersebut terima kasih pak Prabowo dan ke depan semangat perjuangan bangsa Cina ini ingin kami tularkan kepada buruh buruh Indonesia karena banyak dulunya enggak kenal saja apa antara lain antara lain dan seminar ini kami ingin menyampaikan dua hal

marsinah itu waktu itu memperjuangkan upah minimum marsinah bukan milik SPSI tolong catat ya jadi yang mengusulkan marsinah sebagai pahlawan nasional bukan SPSI bukan SBSI bukan Serikat Serikat mana tapi saya secara pribadi kemudian diperkuat oleh Mbak Eva Sundari dan disetujui oleh seluruh serikat buruh itu yang benar.

jadi tidak ada klaim satu serikat buruh SPSI sebagai mengusulkan Marsinah waktu itu tidak berserikat cuma teman-teman kan tahu setiap perusahaan dulu otomatis SPSI karena Marsinah menanyakan kepada aparat penegak hukum saat itu kemana kawan-kawannya yang kebetulan adalah pengurus SPSI yang di Porong dan berunding nya berunding upah oleh karena itu semangat Marsinah kita akan tularkan agar bapak presiden Prabowo Subianto menolak usulan Menaker dan Apindo yang tentang upah kurang upah minimun 2026 kan Menaker mengusulkan indeks tertentunya adalah 0,2 sampai 0,7 itu tidak ada datanya,
ya kalau kita mau pakai data pak presiden tahun lalu identitas tentunya adalah 0,8 mendekati 0,9 dengan demikian kalau kita pakai dasar itu.

maka dengan semangat marsinah,
KSP-PD koalisi tingkat pekerja dan partai buruh mengusulkan tetap pada posisi kenaikan upah 8,5% atau setidak-tidaknya berarti nilai belum diupahnya inflasinya 2,65% ditambah 1,0 indeks tertentu kali 5,12% pertumbuhan ekonomi jadi ketemu 7,77%. Jadi nilai berunding upah minimum 2026 sudah jelas pada pak presiden Prabowo melalui teman-teman media pertama ada angka 6,5% yang pernah diputuskan oleh presiden Prabowo yang kedua ada angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan BPS ketemunya 7,77% dan yang ketiga ada usulan dari KSP-PD 8,5%. Lanjut Said Iqbal

Jadi kalau usulan manaker usulan dewan ekonomi nasional usulan APINDO yang hadir tidak ada usulan tapi itu tidak ada dasar tidak benar kata Said

tahun lalu saya berdebat dengan Menaker di depan presiden di depan wakil ketua DPR. Menaker karena sama sekali tidak ada sense kepada buruh. Ujarnya

Marsinah adalah buruh perempuan pekerja rumah tangga juga buruh perempuan.

semangat Marsinah kita harapkan bisa menjadi pendorong pengesahan RUU perlindungan pekerjaan rumah tangga atau RUU PRT dan itu juga janji presiden saat Mayday mudah mudahan dikabulkan juga ya demikian terima kasih, Ujar Said Iqbal diakhir penjelasan kepada awak Media (YANI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *