JAKARTA, 28 Juli 2025
METRO CITIZEN NEWS
Produser Miles Pictures, Mira Lesmana, secara resmi mengumumkan bahwa film Rangga & Cinta akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 Oktober 2025. Film ini merupakan karya terbaru sutradara Riri Riza, yang mengambil semangat dan “ruh” dari film ikonis Ada Apa Dengan Cinta? (AADC), yang pertama kali dirilis 23 tahun lalu.
Dalam acara peluncuran poster dan trailer resmi di kawasan Senayan, Jakarta, Mira menyampaikan bahwa Rangga & Cinta tidak hanya menjadi kelanjutan spiritual AADC, tetapi juga menawarkan pembaruan dari sisi cerita dan karakter.
> “Film Ada Apa Dengan Cinta? bagi kami adalah karya yang sangat penting. Di Rangga & Cinta, kami ingin mempertahankan ruh ceritanya, namun menghadirkan dinamika baru antar tokohnya yang dapat dirasakan melalui trailer,” ujar Mira.
Film ini memperkenalkan jajaran aktor muda yang menghidupkan kembali karakter-karakter AADC dalam generasi baru:
El Putra Sarira sebagai Rangga
Leya Princy sebagai Cinta
Daniella Tumiwa sebagai Karmen
Rafly Altama sebagai Mamet
Katyana Mawira sebagai Milly
Kyandra Sembel sebagai Maura
Jasmine Nadya sebagai Alya
Rafi Sudirman sebagai Borne
Format Drama Musikal & Lagu Ikonis
Dengan pendekatan drama musikal, Rangga & Cinta menghadirkan 12 lagu, terdiri atas 9 lagu lama dan 3 lagu baru. Pengarah musik Melly Goeslaw dan Anto Hoed menyebut proses pascaproduksi yang kompleks telah mencapai tahap audio lock pada 26 Juli 2025.
Beberapa lagu legendaris AADC kembali dihadirkan dalam aransemen baru. Di antaranya:
“Bimbang” dibawakan oleh Leya Princy
“Suara Hati Seorang Kekasih” dinyanyikan oleh El Putra Sarira
Sebelumnya pada konferensi pers 28 Februari, disebutkan film hanya memiliki 11 lagu, namun Mira mengonfirmasi bahwa kini jumlah finalnya adalah 12 lagu.
Poster: Tradisi Visual yang Diperbarui
Poster resmi Rangga & Cinta tetap mengadopsi palet warna vertikal khas poster AADC dan AADC 2. Perbedaannya terletak pada komposisi visual, di mana wajah para pemeran tidak lagi ditampilkan dalam close-up dominan, melainkan dalam posisi yang lebih terbuka untuk membangun kedekatan dengan penonton baru.
“Karena ini adalah debut layar lebar bagi pemeran utama, kami memilih komposisi visual yang memungkinkan penonton mengenal mereka lebih baik sejak melihat posternya,” jelas Mira.
***YANI HANDAYANI






